PENGARUH BROTOWALI SEBAGAI
ANTIDIABETES
PENDAHULUAN
- Latar
Belakang
Secara
tradisional, banyak obat herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit
diabetes, sebagian telah dibuktikan efeknya dengan penelitian. Salah satu
tanaman yang secara empiris digunakan untuk mengobati penyakit diabetes dan
telah ditemukan banyak laporan penelitian untuk membuktikan khasiatnya adalah
tanaman Brotowali (Tinospora crispa L). berbagai aktivitas farmakologi dari
tanaman Brotowali telah dilaporkan pada artikel ilmiah, diantaranya dapat
digunakan sengai obat penyakit hati, infeksi parasit, mulut, kulit pernafasan,
infeksi saluran pencernaan, tukak lambung dan diabetes dan juga dipakai sebagai
terapi tambahan untuk penyakit kanker.
Diabetes
sendiri merupakan penyakit yang memilliki jumlah penderita yang cukup banyak di
Indonesia. Berbagai macam obat kimia sudah banyak digunakan pasien penderita
diabetes namun tentunya obat-obatan kimia tidak sedikit yang dapat menimbulkan
efek samping. Oleh karena itu banyak orang yang lebih suka menggunakan obat
herbal yang tentunya juga memiliki efek samping namun lebih rendah dari obat
kimia.
- Rumusan Masalah
1.
Apa itu tanaman
Brotowali?
2.
Apa itu Diabetes
3.
Kandungan apa
saja dari Browali yang dapat menurunkan diabetes?
PEMBAHASAN
Menurut wikipedia Brotowali, akar
ali-ali atau juga dikenal dengan nama daerah andwali, antawali, putrawali atau
daun gadel dengan nama ilmiah Tinospora cordifolia adalah tanaman
obat tradisional Indonesia yang biasa ditanam di pekarangan atau tumbuh liar
dihutan. Brotowali merupakan tumbuhan merambat dengan panjang mencapai 2, 5
meter atau lebih. Brotowali tumbuh baik di hutan terbuka atau semak belukar di
daerahtropis. Brotowali menyebar merata hampir di seluruh wilayah Indonesia dan
beberapa Negara lain di Asia tenggara dan India. (Supriadi, 2010).
Sedangkan
menurut WHO penyakit diabetes adalah penyakit gangguan metabolisme yang
ditandai dengan kondisi tingginya kadar gula darah (hiperglikemia). Penyakit
diabetes disebkan kondisi seperti kerusakan fungsi sekresi dan kerja insulin
atau oleh keduanya, gangguan metabolisme karbohidarat, lemak dan protein. Efek
yang dirasakan oleh penderita diabetes
dalam jangka waktu lama adalah retinophaty,nephrophaty dan neurophaty beserta
komplikasi lainnya. Pasien diabetes juga cenderung berada pada meningkatnya
resiko penyakit lainnya seperti jantung, obesitas, katarak, disfungsi ereksi,
kenaikan hati dan beberapa penyakit hati.
Senyawa
yang terdapat pada brotowali adalah Flavanoid juga dilaporkan memiliki aktivitas
antidiabetes dengan Cara meregenerasi sel pada pulau langerhans. Tanin
diketahui dapat memacu metabolisme glukosa sehingga timbunan glukosa dalam
darah dapat dihindari. Alkaloid terbukti mempunyai kemampuan meregenerasi sel
beta pancreas rusak. Perbaikan pada jaringan pankreas menyebabkan terjadinya
peningkatan jumlah insulin di dalam tubuh sehingga terjadi penurunan Kadar
glukosa darah dalam tubuh (Prameswari, 2014).
Meregenerasi
sel pada pulau langerhans. Tanin diketahui dapat memacu metabolisme glukosa
sehingga timbunan glukosa dalam darah dapat dihindari. Alkaloid terbukti
mempunyai kemampuan meregenerasi sel beta pancreas rusak. Perbaikan pada
jaringan pankreas menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah insulin di dalam tubuh
sehingga terjadi penurunan Kadar glukosa darah dalam tubuh (Prameswari, 2014).
Kesimpulan
Jadi
sudah dibuktikan bahwa tanaman Brotowali yang mengandung senyawa Flavonoid,
Tanin juga senyawa Alkaloid lainnya mampu mempengaruhi diabetes dengan
menurunkan kadar glukosa dalam darah
Saran
Diharapkan
bagi para pembaca agar bijak dalam menggunakan obat-obatan herbal, karena
meskipun herbal tentu masih terdapat efek samping walaupun ringan
REFERENSI
Prameswari,
O.M., dan Wijdanarko (2014). Uji Efek Air Daun Pandan Wangi terhadap Penurunan
Kadar Glukosa Darah dan Histopatologi Tikus Diabetes Mellitus Jurnal Pangan dan Agrobisnis. 2(2): 16-27.
Supriadi.
2010. Tumbuhan Obat Indonesia
Penggunaan dan Khasiatnya: Jakarta.Yayasan Obat Indonesia, xi-xxvii
WHO,Classification
of Diabetes Mellitus 2019, World Health Organization 2019
Wahhh,sangat bermanfaat sekali infonya ,terimakasih :)
BalasHapusWahh sangat bermanfaat sekali informasinya. Makasih banyak atas infonya kaka😊
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerimakasih atas informasinya ka sangat bermanfaat
BalasHapus