PENTINGNYA MENGETAHUI SEPUTAR DIABETES
PENDAHULUAN
Pada kesempatan kali ini saya akan
mengulas tentang seputar diabetes. Saya akan membahas mengenai diabetes baik
dari pengertian, jenis-jenis, faktor-faktor, pengobatan, serta tips atau cara
untuk mencegah penyakit diabetes. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk
memberi informasi tambahaan kepada para pembaca agar lebih mengenal dan
mengetahui seputar diabetes. Diabetes sekarang ini sudah menjadi penyakit yang
umum dan sering terjadi pada sebagian orang yang berusia lanjut atau bahkan
dengan orang yang masih muda tapi dengan memiliki berat badan yang berlebih
(Obesitas). Berdasarkan laporan Federasi Diabetes Internasional pada tahun 2019
terdapat lebih dari 463 juta orang di dunia menderita diabetes. Jumlah ini
diperkirakan meningkat menjadi 578 juta orang dan tahun 2045 menjadi 700 juta
dengan tingkat kenaikan 51%. Dari data diatas menunjukkan bahwa penyakit ini
semakin tahun semakin banyak orang yang menderitanya, salah satu faktor yang
diperkirakan dapat meningkatkan jumlah penderita diabetes ini adalah karena
kurangmya perilaku hidup sehat dan kurangnya menjaga pola makan yang sehat dan
bernutrisi bagi tubuh.
PEMBAHASAN
Ø Pengertian
Diabetes
Sebelum kita membahas
lebih jauh mengenai diabetes sabaiknya kita harus tahu terlebih dahulu
pengertian dari diabetes yaitu:
Menurut alodokter
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya
kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama sel tubuh
manusia. Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak di serap sel tubuh
dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes
tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan
nyawa penderita.
Diabetes melitus (DM) didefinisikan
sebagai peningkatan glukosa darah yang berkaitan dengan tidak atau kurang
memadainya sekresi insulin pankreas dengan atau tanpa gangguan efek insulin
(Katzung, 2013).
Dari
pengertian-pengrtian di atas bahwa diabaetes merupakan suatu penyakit yang di
tandai dengan tingginya kada gula dalam darah yang mana akibat dari kadar gula
yang tinggi dapat mengakibatkan penyakit lain seperti terjadinya obesitas.
Diabetes juga sering kita sebut sebagai penyakit kencing manis yang mana
terganggunya pankreas untuk memproduksi insulin.
Ø Jenis-jenis
Diabetes
Setelah mengetahui
pengertian dari diabetes sekarang kita membahas mengenai jenis-jenis diabetes.
Mungkin belum banyak orang yang mengetahui jenis-jenis dari diabetes ini,
mungkin selama ini orang hanya mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit
diabetes namun tanpa mengetahui jenis diabetes apa yang di deritanya.
Melihat etiologinya DM
dapat dibedakan menjadi: DM tipe 1, yaitu adanya gangguan produksi insulin
akibat penyakit autoimun atau idopatik. Tipe ini sering disebut insulin
independent diabetes meliitus atau IDDM karena pasien mutlak membutuhkan
insulin. DM tipe 2, akibat resistensi insulin atau gannguan sekresi insulin.
Pada tipe 2 ini tidak selalu dibutuhkan insulin, kadang-kadang cukup dengan
diet dan antidebetik oral. Karenanya tipe ini juga disebut noninsulin dependent
diabetes mellitus atau NIDDM. Jenis lain lagi misalnya gestational diabetes
mellitus, DM pada kehamilan, DM akibat penyakit endokrin atau pankreas atau
akibat pengguanan obat (Gunawan, 2012).
Sedangkan menurut
Katzung (2013), keadaan panyakit diabetes diklasifikasikan menjadi 4 kategori
yaitu
1.
Tipe 1 (diabetes
dependen insulin)
Tanda utama dari tipe 1
ini adalah kerusakan selektif sel beta (sel β) dan defisiensi insulin yang
parah atau absolut. Diabetes tipe 1 dibagi lebih lanjut menjadi kausa imun dan
kausa idiopatik. Bentuk imun adalah bentuk tersering diabetes tipe 1. Meskipun
kebanyakan pasien kurang dari 30 tahun saat didiagnosis, atau dapat terjadi
kapan saja. Diabetes ini dijumpai semua kelompok etnik, terapi insidens
tertinggi adalah pada orang dari eropa utara dan dari Sardinia. Kerentanan
tampaknya melibatkan suatu keterkaitan genetik multifaktor, tetapi hanya 10-15%
dari pasien melihatkan riwayat keluarga.
2.
Tipe 2 (diabetes
non dependen-insulin)
Diabetes tipe 2
ditandai oleh resistensi jaringan terhadap efek insulin kombinasikan dengan
defisiensi relatif sekresi insulin. Seoranmg pasien mungkin lebih mengalami
resistensi atau defisiensi sel β yang lebih besar, dan kelainanna mungkin
ringan atau parah. Meskipun para pasien ini insulin diproduksi di sel-sel β,
jumlahnya kurang memadai untuk mengatasi resistensi, dan glukosa darah
meningkat.
3. Tipe
3 (yang lain)
Sebutan tipe 3 merujuk
kepada berbagai kuasa spesifik lain peningkatan glukosa darah; pankreatektomik,
pankreatitis, penyakit non pankreas, pemberian obat dan lain-lain.
4. Tipe
4 (diabetes melitus gestasional)
Diabetes gestasional
(gestasional diabetes, GD) didefinisikan sebagai setiap kelainan dalam kadar
glukosa yang diketahui pertama kali sewaktu kehamilan. Diabetes gestasional di
diagnosis pada 7 % dari semua kehamilan di AS. Selama kehamilan plasenta dan
hormon-hormon plasenta menciptakan suatu resitensi insulin yang paling nyata
pada trismeter terakhir. Penilaian resiko untuk diabetes disarankan dimulai
sejak kunjungan prantal pertama. Wanita berisiko tinggi perlusegera menjalani
pemeriksaan penyaring. Pemeriksaan penyaring dapat ditunda bagi wanita beresiko
rendah sampai usia gestasi 24 sampai 28.
Dari berbagai jenis
atau tipe-tipe diabetes yang sudah dijelaskan diatas diharapkan bagi penderita
diabetes jangan asal mengkonsumsi obat diabetes karena beda jenis diabetesnya
maka tentu berbeda pula jenis pengobatannya. Bagi para penderita diabetes
sekarang ini untuk mengetahui jenis atau tipe diabetes apa yang sedang diderita
disarankan untuk menanyakannya kepada dokter agar memperoleh pengobatan yang
tepat dan efektif.
Ø Faktor-Faktor
Diabetes
Tidak ada sebab tanpa
akibat, begitu pula dengan diabetes pasti ada penyabab atau faktor-faktor yang
melatarbelakangi seseorang menderita diabetes, adapun faktor-faktornya yaitu:
Penyebab dari diabetes
mellitus adalah kekurangan hormone insulin, yang berfungsi memungkinkan glukosa
masuk kedalam sel untuk dimetabolisir, (dibakar) dan demikian dimanfaatkan
sebagai sumber energi. Akibatnya ialah glukosa bertumpuk didalam darah
(hyperglikemia) dan akhirnya dieskresikan lewat kemih tanpa digunakan
(glycosuria). Karena itu, produksi kemih sangat meningkat dan penderitah sering
berkemih, merasah haus, berat badan menurun dan merasa lelah. Penyebab lainya
adalah menurunnya kepekaan reseptor sel bagi insulin (eksistensi insulin) yang
diakibatkan oleh makanan terlalu banyak dan kegemukan (overweight) (Tjay, 2007).
Dari faktor-faktor
diatas yang perlu kita perhatikan adalah berat badan yang berlebih (obesitas)
yang dapat memicu terjadinya diabetes. Banyak orang yang memiliki berat badan
berlebih tidak menyadari bahwa dirinya menderita diabetes padahal keadaan
demikian sangat berbahaya jika terus dibiarkan karena dapat mengancam kesehatan
dan juga keselamatan kita. Oleh karena itu kita disarankan untuk menjaga pola
makan dan juga bagi orang yang obesitas dianjurkan untuk melakukan diet.
Ø Gejala-Gejala
Diabetes
Sangat penting bagi
kita untuk mengetahui gejala-gejala yang sering muncul dari seseorang yang
menderita diabetes, karena dengan mengetahui adanya gejala tersebut kita akan
berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan yang bisa jadi dapat meningkatkan kadar
diabetes yang sudah ada di dalam tubuh kita, adapun gejala yang sering
ditemukan pada penderita diabetes yaitu:
Penyakit DM ditandai
gejala 3P, yaitu poliuria (banyak berkemih), polidipsia (banyak minum), dan
polifagia (banyak makan). Disamping naiknya kadar gula darah, diabetes
bercirikan adanya ‘’gula” dalam kemih dan bayak berkemih karena glukosa yang
dieksresikan mengikat banyak air. Akibatnya timbul rasa sangat haus kehilangan
energi, turunnya berat badan serta rasa legih. Tubuh mulai membakar lemak untuk
memenuhi kebuthan energinyam, yang disertai pembentukan zat-zat perombakan,
antara lain aseton, asam idroksibutira dan diasetat, yang membuat darah menjadi
asam. Keadaan ini, yang disebut ketoacidosis dan terutama timbul pada tipe 1,
amat berbahaya karena akhirnya dapat menyebabkan pingsan (coma diabeticum).
Napas penderitaa yang sudah menjadi sangat kurus sering kali juga berbau aseton
(Tjay, 2007).
Kriteria penderita
diabetes mellitus berdasarkan nilai diagnostik kadar glukosa darah secara
enzimatik sesudah beban glukosa 75 gram (mg/dl) yakni (Dalimarta, 2010):
a. Sesorang dikatakan
menderita diabetes mellitus bila hasil kadar glukosa darah puasabnya ≥ 126
mg/dl (plasma vena), atau pada pemerikasaan glukosa darah 2 jam setelah minum
larutan glukosa 75 gram hasilnya ≥ 200 mg/dl.
b. Sesorang dikatakan
terganggu terhadap toleransi glukosa bila hasil pemeriksaan kadar glukosa darah
puasanya 110-125 mg/dl (plasma vena), atau pada pemerikasaan kadar glukosa
darah 2 jam setelah minum larutan glukosa 75 gram hasilnya antara 140-199
ml/dl.
c. Seseorang dikatakan
normal (tidak mengidap diabetes mellitus) jika hasil kadar glukosa darah
puasanya ≤ 110 mg/dl (plasma vena), atau pada pemeriksaan kadar glukosa darah
setelah minum larutan glukosa < 180 mg/dl dan hasil pemeriksaan kadar
glukosa darah 2 jam setelah minum larutan glukosa < 140 mg/dl.
Ø Pengobatan
Diabetes
Pengobatan diabetes tentunya mempunyai
kategori yang berbeda berdasarkan tingakatan penderita diabetes dan juga
berdasarkan tipe dari diabetes tersebut. Adapun pengobatan yang dapat dilakukan
bagi penderita diabetes diantaranya adalah:
1.
Mengontrol gula
darah melalui diet, obat-obatan oral atau insulin adalah pengobatan yang utama
serta pemeriksaan komplikasi rutin juga perlukan
2.
Untuk pengobatan
diabetes mellitus tipe 2 diperlukan penanganan berupa diet, olahraga, obat
seperti Metformin, untuk mengurangi produksi gula pada hati, meglitinide dan
sulfonylurea, untuk merangsang kerja pankreas agar memproduksi inslun lebih
banyak. Itu adalah beberapa obat pilihan untuk pengobatan diabetes mellitus
tipe 2
3.
Untuk pengobatan
Diabetes Mellitus tipe 1 yang bertujuan untuk menjaga kadar gula normal melalui
pemantauan rutin, terapi insulin untuk mengntrol gula darah. Pemberian insulin
dengan cara disuntikkan pada lapisan di bawah kulit sekitar 3-4 kali sehari
sesuai dosis yang dianjurkan dokter. Selain itu penderita diabetes tipe 1 ini
juga dianjurkan untuk diet dan rajin berolahraga.
Ø Cara Untuk
Mencegah Diabetes
Mencegah itu lebih baik dari pada
mengobati itulah pepatah yang sering digunakan. Diabetes adalah penyakit yang
mampu kita cegah sebelum terlambat, karena banyak orang yang menderita diabetes
yang sudah kronis dan tentunya sulit untuk diobati. Kita sebagai manusia
tentunya selalu ingin hidup sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit
salah satunya adalah penyakit diabetes, berikut adalah cara untuk mencegah
diabetes:
1.
Menerapkan pola
makan sehat, ini adalah salah satu kunci utama untuk mencegah terjadinya
diabetes, karena dengan menerapkan pola makan sehat ini kita bisa menghindari
yang namanya mempunyai berat badan yang berebih atau yang sering kita sebut
dengan obesitas karena salah satu faktor penyebab diabetes yaitu kelebihan
berat badan. Untuk mengurangi resiko terkena diabetes, batasi asupan gula
harian sebesar 40 gram atau setara dengan 9 sendok tek gula. Maka dari itu kita
dianjurkan untukn memperbanyak mengkonsumsi sayuran, buah-buahan yang banyak
mengandung serat.
2.
Menjalani
olahraga secara rutin, dengan berolahraga secara rutin dapat membantu tubuh
menggunakan hormon insulin dengan lebih efektif, sehingga kadar gula dalam
darah lebih terkontrol. Cukup luangkan waktu 15-30 menit setiap hari untuk
melakukan olahraga ringan seperti berlari maupun jalan santai.
3. Melakukan pengecekan gula darah secara rutin, tes
gula darah ini mungkin perlu didahului dengan berpuasa setidaknya 10 jam
sebelum pemeriksaan dilakukan. Tes gula darah penting dilakukan untuk memonitor
kadar gula darah dan mendeteksi secara dini penyakit diabetes
PENUTUP
Ø Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat kita pahami dari
penjelasan-penjelasan mengenai pentingnya mengetahui seputar diabetes adalah:
a.
Diabetes atau
kencing manis merupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula
dalam darah seseorang, penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun orang yang
rentan terkena penyakit ini adalah orang yang sudah berusia lanjut, dan juga
orang yang memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas, namun orang yang
suka mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung gula juga dapat menderita
penyakit diabetes.
b.
Penting bagi
kita untuk mengetahui gejala-gejala yang sering muncul ketika seseorang diduga
menderita diabetes. Adapun gejala umum yang terdapat pada penderita diabetes
adalah ditandai gejala 3P, yaitu poliuria (banyak berkemih), polidipsia (banyak
minum), dan polifagia (banyak makan).
c.
Banyak cara yang
bisa dilakukan agar kita bisa terhindar dari yang namanya diabetes diantanya
yaitu yang utama adalah rajin melakukan pemeriksaan rutin pengecekan kadar gula
darah, menjaga pola makan yang sehat, untuk orang yang mempunyai berat badan
yang berlebih sangat dianjurkan untuk melakukan diet, selain itu berolahraga
juga sangat penting untuk dilakukan supaya lemak-lemak yang ada ditubuh kita
bisa berkurang dan tubuh menjadi lebih sehat.
Ø Saran
Diharapakan kepada para pembaca agar
bisa menambahkan lagi tentang pentingnya mengetahui seputar diabetes ini.
Penting bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan karena lebih baik mencegah
daripada mengobati. Kurangi mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gula,
dan perbanyak makan buah dan sayur-sayuran.
REFERENSI
Dalimarta. (2010). Dasar
Farmakologi Terapi. Jakarta: EGC.
Gunawan, Gan Sulistia (2012). Farmakologi
dan Terapi Edisi 5. Jakarta: Fakultas Kedokteran Unversitas Jakarta.
Katzung G, dkk. (2013). Farmakologi
Dasar dan Klinik Edisi 12. Jakarta: EGC.
Tjay, Tan Hoan. (2007). Obat-Obat
Penting. Jakarta: Percetakan PT Gramedia.
waahh informasinya sangat bermanfaat terimakasih banyak
BalasHapusPenyampaiannya sangat bagus dan juga informasi nya sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih infonya,sangat bermanfaat :)
BalasHapusAjiiib kali ka 👍👍 terima kasih atas ilmunya😉
BalasHapusTerimakasih infonya ka😍
BalasHapusButuh peninggi ? Silahkan hubungi kami
BalasHapusMaksih banyak kaka informasinya sangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih banyak infonya kaka:)
BalasHapusinformasinya bermanfaat bgt! terimakasih ya
BalasHapusSangat bermanfaat kaka
BalasHapusTerimakasih infonya sangat membantu sekali
BalasHapus💯👍
BalasHapusMantulll bangetss si kak blog nya, gak nyesel bacanya 😍
BalasHapusterimakasih infonya sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih atas informasi yg bermanfaat ini
BalasHapusWahh, infromasinya sangat bermanfaat. Terima kasih 🙏🏻
BalasHapus